Ia berusia 25 tahun, seorang ahli biologi, dan menciptakan gel yang memperbaiki jantung setelah serangan jantung menggunakan jaringan plasenta 👀

Por Valentina Ulloa
10 July, 2026

Pilar Ferrer berusia 25 tahun, seorang ahli biologi lulusan Universitas Favaloro, dan mengerjakan sesuatu yang terdengar seperti fiksi ilmiah: hidrogel suntik yang memperbaiki jantung setelah serangan jantung.

Kuncinya terletak pada sebuah detail yang mengejutkan siapa pun. Gel tersebut terinspirasi oleh membran amnion, jaringan plasenta yang sudah digunakan dalam pengobatan regeneratif.

Disuntikkan langsung ke otot jantung yang rusak, gel ini bekerja sebagai semacam perancah yang membantu sel-sel membangun kembali dirinya. Dalam uji coba pada domba, gel ini berhasil mengurangi ukuran serangan jantung dan meningkatkan fungsi jantung.



Ferrer membicarakannya dalam program “Otro día perdido”, yang membuat Mario Pergolini ternganga. Ia memimpin proyek tersebut bersama tim dari startup Amnova Biotech, yang didirikan pada 2024.

Masih ada jalan panjang: uji coba pada manusia baru direncanakan untuk 2028. Namun jika ada satu hal yang jelas, itu adalah bahwa solusi besar berikutnya untuk serangan jantung bisa memiliki aksen Argentina.

Puede interesarte