Di Saltville, Virginia, ada sebuah meja tempat hal yang sama terjadi setiap hari.
Colton Keith berusia 6 tahun. Kakek buyutnya, Franklin, berusia 79 tahun, dan Alzheimer telah merenggut kemampuannya untuk merawat dirinya sendiri. Ia tidak bisa memotong makanannya. Sering kali, ia bahkan tidak mengingat nama orang yang ada di hadapannya.
Namun setiap hari, tanpa diminta siapa pun, Colton duduk di sampingnya dengan sepiring kentang panggang dan coleslaw.

Ia menanyakan apakah Franklin mau sedikit. Ia memotong setiap suapan dengan kesabaran orang dewasa. Ia menyuapkannya ke mulut Franklin dengan sendok. Dan ketika selesai, ia menyeka bibirnya dengan serbet, seperti seseorang yang telah melakukan gerakan itu seribu kali.
Ibunya, Nichole Eastridge, yang merekam salah satu momen itu pada Agustus 2019. Dalam video tersebut, ia bertanya kepada Colton apakah ia menanyakan kepada kakek buyutnya apakah makanannya enak. Anak itu melakukannya. Franklin mengangguk perlahan.

Tidak ada kamera saat pertama kali Colton membantu kakek buyutnya makan. Begitu pula pada kali kedua. Sore itu hanya merekam sebuah rutinitas yang sudah ada, yang dibangun sendiri oleh seorang anak, suapan demi suapan, jauh sebelum dunia melihatnya.
Beberapa pencapaian diceritakan dengan medali. Yang ini diceritakan dengan sendok dan serbet.
