Ia hidup 20 tahun dalam ketakutan akan keintiman: kecemasannya membawanya pada alkohol, dan kini ia membantu pria lain mengatasi ketakutan mereka

Por Ignacio Mardones
12 August, 2026

Alex Gear baru berusia 15 tahun ketika ia mulai minum alkohol agar merasa lebih percaya diri di sekitar perempuan. Tak lama kemudian, ia kehilangan keperjakaannya dan, setelah beberapa minuman, berhasil melakukannya. Namun pengalaman itu akhirnya meninggalkan bekas yang tak terduga: hubungan tersebut berakhir beberapa minggu kemudian, dan ia menjadi yakin bahwa itu karena ia tidak melakukannya dengan baik.

Selama tahun-tahun berikutnya, kecemasan itu terus bertambah. Setiap pertemuan bisa menjadi sumber ketakutan dan rasa malu, dan alkohol akhirnya menjadi cara untuk mencoba mematikan perasaan-perasaan tersebut.

Pada Maret 2022, kebiasaan minumnya telah mencapai titik di mana pada beberapa hari ia bangun dan mulai minum pada pukul 8:30 pagi. Dalam periode yang sama, campuran berbahaya antara zat-zat dan alkohol akhirnya membuatnya membutuhkan perawatan medis.

Namun, kejadian yang akhirnya membuatnya mencari bantuan terjadi pada Agustus 2023. Setelah bersama seorang perempuan, Alex mengalami serangan panik yang membuatnya mual, pusing, jantung berdebar, dan sulit bernapas selama 24 jam. Ia bahkan harus tidak masuk kerja.

Saat itulah ia mulai menghadapi masalah tersebut dengan cara yang berbeda, melalui terapi perilaku kognitif, terapi kelompok, konseling, dan latihan pernapasan.

Seiring waktu, ia juga bertemu Heidi, yang kepadanya ia bisa menceritakan ketakutan-ketakutannya. Hubungan itu berkembang perlahan sementara Alex terus menjalani pemulihannya.

Kini, ia telah meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai tukang batu dan menjadi pelatih keintiman, membantu pria lain yang hidup dengan ketakutan dan kecemasan serupa.

Puede interesarte