Alexis Castillo Jiménez berusia 32 tahun dan baru saja menandatangani ijazahnya.

Sebelum merayakan, sebelum foto dengan toga dan topi wisuda, ia langsung berjalan ke pasar umum di Barranquilla, Kolombia, tempat ayahnya, Germán, menjual kacamata dari kios jalanan. Di sana, di antara kacamata hitam dan para pelanggan yang berlalu-lalang, ia menyerahkan gelar sarjana hukum yang baru saja diterimanya dari Corporación Universitaria Americana de Barranquilla, termasuk penghargaan akademik.

Don Germán memiliki enam anak lainnya, dan ia telah menafkahi mereka semua dengan mendaur ulang kaleng serta menjual apa pun yang bisa ia jual. Alexis bekerja dalam pekerjaan yang sama sebelum belajar Hukum, dan kini ia juga seorang pemimpin komunitas serta anggota dewan di lingkungannya. Pelukan di antara mereka, yang direkam dan dibagikan di Twitter pada Desember 2021, menjadi viral karena menceritakan, tanpa perlu kata-kata, kisah dua puluh tahun pengorbanan yang dibalas dengan sebuah ijazah. Alexis sudah memikirkan langkah berikutnya: melanjutkan studinya di luar negeri agar ia dapat kembali dan membantu komunitasnya.
