Rebecca Young berusia 11 tahun dan tinggal di Glasgow, Skotlandia. Di klub teknik sekolahnya, ia diminta memikirkan sesuatu yang dapat memecahkan masalah sosial, dan ia tidak perlu mencari jauh-jauh: setiap musim dingin ia melihat orang-orang tidur di luar ruangan, tanpa apa pun untuk melindungi mereka dari dingin.

Begitulah idenya lahir: sebuah selimut yang dapat dilipat menjadi ransel dan memiliki panel surya yang mengisi daya baterai pada siang hari untuk melepaskan panas pada malam hari. Dengan penemuan itu, ia memenangkan kompetisi nasional dengan lebih dari 70 ribu peserta, dan perusahaan Thales memutuskan untuk mengubah rancangannya menjadi prototipe nyata.

Kini, selimut-selimut itu sudah menghangatkan para tunawisma di jalanan Glasgow. Dan majalah Time memasukkannya ke dalam sepuluh “Girls of the Year” dunia. Pada usia 11 tahun, Rebecca tidak menunggu untuk tumbuh dewasa demi mengubah sesuatu — ia hanya melihat sekeliling dan memutuskan untuk bertindak.

