Dia memotong penis suaminya setelah menjalani bertahun-tahun kekerasan psikologis darinya; kini dia membantu perempuan korban kekerasan

Por Maried Díaz
23 August, 2026

Lorena tidur di sampingnya ketika ia memutuskan bahwa ia tidak akan menanggung satu malam lagi.

Pada tahun 1993, mereka tinggal di Manassas, Virginia, dan pada dini hari 23 Juni, Lorena Bobbitt mengambil pisau dapur dan memotong penis suaminya, John Wayne Bobbitt, saat ia sedang tidur. Kemudian ia masuk ke mobilnya dan mengemudi sambil membawa organ tersebut di tangannya hingga ia melemparkannya keluar jendela ke sebuah lapangan di dekatnya. Para dokter menemukannya dari semak-semak dan menyambungkannya kembali dalam operasi yang berlangsung hampir sepuluh jam.

Lorena, yang lahir di Ekuador dan menikah dengan John sejak 1989, selalu menyatakan bahwa serangan itu adalah ledakan terakhir setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan fisik dan seksual. Pasangan itu bercerai pada 1995, tetapi kisahnya tak pernah berhenti menimbulkan pertanyaan: apa yang membuat seseorang mencapai titik tanpa jalan kembali? Kini, dengan bantuan terapi dan melalui yayasannya bagi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, Lorena berbicara tentang proses yang jauh lebih lambat dan lebih sunyi: belajar, setelah trauma, untuk menetapkan batasan sebelum semuanya terlambat.

Puede interesarte