Ia meninggalkan istrinya, pekerjaannya, dan 3 anaknya, dan selama lebih dari 50 tahun tidak menurunkan lengan kanannya demi memohon perdamaian dunia

Por Valentina Ulloa
24 September, 2026

Amar Bharati menjalani kehidupan biasa. 🏦

Gettyimages/Amar Bharati

Ia bekerja di sebuah bank di New Delhi, telah menikah, dan merupakan ayah dari tiga anak. Pada 1970, ia memutuskan meninggalkan semuanya untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya pada spiritualitas, dan pada 1973 ia melakukan sesuatu yang akan mengubah tubuhnya selamanya: ia mengangkat lengan kanannya sebagai bentuk pengabdian kepada Shiva dan simbol perdamaian dunia, serta bersumpah tidak akan pernah menurunkannya lagi.

Gettyimages/Amar Bharati

Dua tahun pertama benar-benar penuh penderitaan. Ia bahkan tidak bisa beristirahat pada malam hari karena rasa sakitnya. Namun, tubuhnya akhirnya beradaptasi dengan cara yang paling ekstrem: lengannya kehilangan sensasi, otot-ototnya mengalami atrofi, dan persendiannya menjadi kaku secara permanen.

Gettyimages/Amar Bharati

Kini, lebih dari lima dekade kemudian, ia masih berada di sana, dengan lengannya mengarah ke langit. Bagi sebagian orang, ini adalah bukti keimanan yang paling utama. Bagi yang lain, ini merupakan misteri yang sulit dipahami. Kisahnya telah menginspirasi para pertapa lain untuk mengulangi pengorbanan yang sama.

Gettyimages/Amar Bharati

Puede interesarte