Ia tertidur di kereta di India saat masih kecil dan terbangun 1,400 km dari rumah. 25 tahun kemudian, ia menemukan ibunya dengan Google Earth 🥹

Por V.U.
27 July, 2026

Saroo Brierley berusia 5 tahun ketika ia naik kereta kosong di Khandwa, India, sambil menunggu kakaknya, Guddu. Ia tertidur. Ketika terbangun, kereta itu tidak lagi berhenti di tempat mana pun yang dikenalnya. Empat belas jam dan 1,400 kilometer kemudian, ia turun sendirian di Calcutta, tanpa mengetahui nama asli desanya atau cara untuk kembali.

Ia bertahan hidup di jalanan hingga sebuah keluarga Australia, Sue dan John Brierley, mengadopsinya dan membawanya tinggal di Tasmania. Di sana ia tumbuh besar, belajar, dan membangun kehidupan baru. Namun ia tidak pernah berhenti berpegang pada serpihan-serpihan kecil dalam ingatannya: bentuk sebuah stasiun, bunyi nama yang samar-samar diingat.

Pada usia 30 tahun, ia mulai mencari di Google Earth malam demi malam, membandingkan lanskap dengan kenangan masa kecil yang samar itu. Ia menemukan desanya, Ganesh Talai. Ia pergi ke India, dan di sana ada Kamla, ibunya, yang tidak pernah berhenti menunggunya. Kakaknya, Guddu, tidak seberuntung itu: ia meninggal di rel pada malam yang sama, 25 tahun lalu. 💔

Puede interesarte