“Ia tidak memiliki tubuh seorang putri”: Gelombang kritik brutal yang dihadapi Amalia dari Belanda karena dianggap “gemuk” dan alasan mereka mengatakan Alexia “lebih cocok” untuk mahkota

Por Alexander López
29 July, 2026

Amalia hidup dalam bayang-bayang ejekan tentang penampilannya sementara pers menobatkan Alexia sebagai “saudari yang langsing dan anggun” 😳🔥

Tumbuh besar di bawah tatapan kamera yang tak kenal ampun sudah sulit, tetapi menjadi calon ratu sebuah negara dan menerima serangan setiap hari terhadap tubuhmu adalah mimpi buruk yang sangat dipahami Putri Amalia dari Belanda. 🚨👑

Sejak masa remajanya, pewaris takhta Belanda ini menjadi korban gelombang keras penghinaan terhadap tubuh. Judul-judul pers internasional dan ribuan pengguna media sosial tidak ragu menyebutnya “berukuran besar” atau “gemuk”, dengan tajam menyoroti bahwa sosok tubuhnya “tidak memancarkan citra anggun dan elegan yang diharapkan dari seorang ratu”.

Namun, titik paling menyakitkan dari kontroversi itu muncul melalui perbandingan terus-menerus dengan adik perempuannya, Putri Alexia.

Sementara Amalia dihakimi karena berat badannya, pers tabloid memenuhi sampul mereka dengan memuji Alexia karena “bergaya”, “modis” dan memiliki “sosok tubuh sempurna”. Tekanan mencapai tingkat yang begitu ekstrem hingga berbagai media secara terbuka menyatakan bahwa Alexia “jauh lebih cocok secara estetika untuk mengenakan mahkota”, mengesampingkan kakak perempuannya sendiri semata-mata karena penampilannya.

Pelecehan sistematis ini tidak hanya memengaruhi kesehatan mental sang pewaris muda —yang membutuhkan dukungan psikologis untuk mengatasi tekanan—, tetapi juga kembali membuka perdebatan yang memalukan:

👉 Menurut Anda, apakah media sudah melampaui batas terhadap Amalia, atau Anda percaya bahwa seorang figur publik harus memenuhi standar tertentu?

Puede interesarte