Ia tumbuh besar dengan bermain juggling di sirkus, naik ke ring mengenakan pakaian pengantin, dan tidak menyerah sampai menjadi juara dunia tinju 🤸‍♂️🥊

Por Juan Pablo González
19 August, 2026

Jorge Páez tidak belajar bertinju di gym. Ia belajar di bawah tenda sirkus, melakukan aksi berbahaya, melawak, dan bermain juggling sejak kecil, dalam bisnis keluarga yang berkeliling ke seluruh Meksiko.

Pamannya, Heriberto Febles Olvera, mengajarinya bertarung karena alasan yang sangat praktis: seseorang harus membela sirkus dari penyusup yang tidak ingin membayar tiket masuk. Putaran akrobatik itu akhirnya menjadi ciri khasnya di ring, gerakan yang membuatnya mendapat julukan ‘El Maromero’ dan yang tidak pernah dilupakan publik.

Ia menjalani debut profesionalnya pada 1984 di Sonora dengan kemenangan technical knockout, dan empat tahun kemudian, pada 4 Agustus 1988 di Mexicali, ia menjatuhkan petinju Amerika Calvin Grove tiga kali untuk merebut gelar juara dunia kelas bulu FIB. Ia mempertahankan sabuk itu 15 kali. Dan dalam salah satu pertandingannya yang paling berkesan, ia memasuki ring dengan mengenakan pakaian pengantin, lengkap dengan garter, sebelum melepaskannya di ring di depan semua orang. Ia tidak pernah sekadar petinju: ia adalah seorang penghibur dengan sarung tinju.

Puede interesarte