Ibu atau Monster? Ibu ini merenggut nyawa 3 anaknya dalam episode psikotik

Por Alexander López
15 May, 2026

Pada Januari 2023, kota Duxbury, Massachusetts, terguncang. Lindsay Clancy, seorang perawat berusia 32 tahun yang dicintai semua orang, memanfaatkan 20 menit yang dibutuhkan suaminya untuk pergi mengambil makanan untuk melakukan hal yang tak terpikirkan: ia mencekik ketiga anaknya (Cora, 5, Dawson, 3, dan si kecil Callan, yang baru berusia 8 bulan) lalu mencoba mengakhiri hidupnya sendiri dengan melompat dari jendela.

Seiring penyelidikan dan persidangan berjalan maju, kenyataan yang mengerikan pun terungkap. Lindsay bukanlah perempuan yang kejam; ia menderita psikosis pascapersalinan, kondisi ekstrem yang memengaruhi 1 dari setiap 1,000 ibu dan menyebabkan halusinasi, delusi, serta keterputusan total dari kenyataan. Lindsay telah mencari bantuan, berada di bawah campuran 12 obat yang berbeda, dan mengungkapkan bahwa ia merasa “suara-suara” memerintahkannya untuk melakukan sesuatu.

Kasus ini telah menimbulkan polarisasi; suaminya, Patrick Clancy, secara terbuka memaafkan istrinya, meminta orang-orang untuk memahami bahwa Lindsay yang melakukan tindakan itu bukanlah Lindsay yang sebenarnya, melainkan versi yang dilahap oleh penyakit tersebut.

Pihak penuntut berargumen bahwa kejahatan itu direncanakan, dengan menunjukkan bahwa ia menunggu sampai sendirian dan mencari alamat restoran itu untuk memastikan berapa banyak waktu yang akan ia miliki.

Hari ini, Lindsay Clancy tetap lumpuh dari pinggang ke bawah akibat upaya bunuh dirinya dan ditahan di rumah sakit jiwa alih-alih di penjara biasa.

Puede interesarte