Dafne Zapata Quintos Martínez berusia 13 tahun ketika ia mengikuti perkemahan musim panas di Akademi Militerisasi Marina Doenitz di Ciudad Madero, Tamaulipas.

Empat hari kemudian, mereka meneleponnya dan ibunya untuk memberi tahu bahwa gadis itu jatuh sakit. Ketika Alejandra Quintos meminta mereka membawanya ke rumah sakit, semuanya sudah terlambat: putrinya telah meninggal.

Pihak institusi mengatakan ia pingsan saat mandi. Namun, surat kematian menyebutkan keterlibatan pihak ketiga, dan autopsi menemukan air di paru-paru anak di bawah umur tersebut.

Teman-teman sekelas Dafne mengatakan bahwa ia kesakitan dan mengalami luka-luka, serta bahwa para instruktur memisahkannya dari kelompok sesaat sebelum ia meninggal.

Hari-hari telah berlalu dan tidak seorang pun ditangkap. Alejandra secara langsung meminta bantuan kepada Presiden Claudia Sheinbaum, yang menjawab bahwa kasus tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah Tamaulipas.

Gubernur Américo Villarreal belum mengatakan sepatah kata pun. Sementara itu, seorang ibu terus menuntut keadilan bagi putrinya. 💔
Kesaksian video sang ibu:
