Nykia Hamilton tidak pernah meminta untuk menjadi terkenal. Ia hanya berusaha bertahan melewati shift kerja yang mustahil.

Pada bulan Juli, seorang pelanggan merekam ibu tunggal asal Columbia, South Carolina, ini saat menyiapkan kentang goreng, burger, dan sandwich seorang diri di sebuah Burger King selama 12 jam. Video tersebut menjadi viral: ribuan orang menyebutnya pahlawan, sementara yang lain menuntut agar upahnya dinaikkan. Hamilton, ibu dari tiga anak—masing-masing berusia 7 tahun, 8 bulan, dan 2 bulan—menjadi “ibu Burger King” dalam semalam. Namun, pada 8 Agustus 2025, semuanya berubah: sambil menangis, ia mengatakan bahwa dirinya dipecat karena terlambat akibat anak-anaknya, karena tidak ada pengasuh yang bisa membantunya.

Burger King mengatakan alasan sebenarnya adalah masalah kehadiran yang berulang, dan bahwa tidak ada karyawan yang seharusnya ditinggalkan sendirian untuk bertanggung jawab atas sebuah restoran. Seiring kontroversi membesar, kampanye GoFundMe mengumpulkan lebih dari $130,000 untuknya. Dengan uang itu, ia membeli mobil ber-AC, melunasi utang, memulai bisnis jasa kebersihan, dan membawa anak-anaknya ke taman air untuk pertama kalinya dalam hidup mereka.

Beberapa hari lalu, ia membayar uang sewa ibunya sendiri dan membuat ibunya menangis di depan kamera. “Karena Ibu telah memberkatiku, aku akan memberkati Ibu”, katanya kepada ibunya.
