Tae Levi Um mengeluarkan ponselnya, menyalakan stopwatch, dan merekam pernikahan sepupunya di Korea Selatan. Hasilnya: 25 menit dari awal sampai akhir.
Pengantin wanita dan pria saling berjanji cinta abadi, orang tua berbicara sekitar 10 menit, dan dengan lagu penutup dari mempelai pria, pasangan itu sudah pergi. Tidak ada pesta, tidak ada menari sampai fajar. Beberapa tamu bahkan tidak menunggu tepuk tangan terakhir: mereka langsung mengantre di prasmanan, yang di Korea sepenuhnya menggantikan perayaan.
Di balik kecepatan ini ada filosofi yang sangat Korea bernama ‘pali pali,’ melakukan segala sesuatu dengan cepat dan tanpa ribet. Banyak pasangan lebih memilih menghemat uang dan waktu itu untuk digunakan nanti saat bepergian atau dalam kehidupan baru mereka bersama. Pesta semalaman atau pernikahan super cepat? Anda yang memutuskan mana yang lebih Anda sukai. 💍⏱️
@taelevium Katanya pernikahan Korea selesai dalam waktu kurang dari 30 menit. Saya di sini untuk mengujinya. 💀
♬ original sound – Tae Levi Um
