“Itu adalah vonis mati”: Pamela Anderson dan diagnosis hepatitis C yang memberinya waktu hidup 10 tahun

Por Antonia Osses
9 September, 2026

Pamela Anderson baru berusia awal dua puluhan ketika ia menggunakan jarum tato yang sama dengan Tommy Lee. Keputusan itu mengubah hidupnya selamanya.

Getty

Pada 6 September 2026, di usia 59 tahun, ia naik panggung di Gala amfAR Venezia untuk menerima Award of Courage dan mengungkapkan hal yang selama bertahun-tahun ia rahasiakan: bahwa hepatitis C yang didiagnosis dideritanya pada akhir 90-an adalah “vonis mati”, pada masa ketika belum ada obat yang diketahui dapat menyembuhkannya. Ia tidak takut untuk dirinya sendiri; ia takut akan Brandon dan Dylan, putra-putranya yang masih kecil, serta apa yang akan terjadi pada mereka jika ia tidak ada.

Ia harus menunggu lebih dari satu dekade untuk mendapatkan pengobatan, yang ia bayar sendiri karena asuransi masih tidak menanggungnya. Pada 2015, ia mengumumkan di Instagram bahwa ia telah terbebas dari virus tersebut. Sebelas tahun kemudian, ia menceritakan kisah itu lagi, kali ini di hadapan semua orang. 💛

Getty

Puede interesarte