James Charles mengejek seorang pekerja yang dipecat dan kemudian mengakui bahwa dirinya telah “penuh privilese”

Por Ignacio Mardones
9 September, 2026

James Charles, salah satu influencer kecantikan paling terkenal di internet, menjadi pusat kontroversi setelah mengunggah video yang di dalamnya ia menyerang seorang perempuan secara terbuka karena kehilangan pekerjaannya di Spirit Airlines.

Pekerja tersebut mengiriminya pesan pribadi berisi tautan ke kampanye GoFundMe, menjelaskan bahwa ia sedang menghadapi kesulitan keuangan setelah kehilangan pekerjaannya. Charles memutuskan untuk menjadikan pesan itu sebagai konten dan meresponsnya dengan video berdurasi sekitar dua menit.

Dalam video itu, ia menyebutnya “sampah pemalas” (“sampah pemalas”) dan “merasa paling berhak” (“sok penting” atau “merasa paling berhak”), sembari mengatakan bahwa selama waktu yang ia habiskan untuk mengirim pesan kepada para influencer dan selebritas, ia sebenarnya bisa melamar pekerjaan lain. “Selamat datang di dunia nyata”, katanya kepadanya.

Video tersebut segera menuai kritik, dan Charles akhirnya menghapusnya. Namun, pada awalnya ia tidak sepenuhnya menarik kembali komentarnya: ia mengunggah video lain yang di dalamnya ia mengakui bahwa ia telah menggunakan kata-kata yang terlalu kasar, tetapi tetap mempertahankan gagasan utama dari pesannya. Tak lama kemudian, ia juga menghapus unggahan tersebut.

Tangkapan layar

Akhirnya, ia mengunggah permintaan maaf. Kali ini, ia mengakui bahwa perilakunya telah “kasar”, “menyebalkan”, “penuh privilese”, dan sama sekali tidak perlu. Ia juga mengakui bahwa ia sebenarnya bisa saja mengabaikan pesan tersebut, alih-alih mengubah situasi seseorang yang sedang meminta bantuan menjadi video untuk para pengikutnya.

Kontroversi tersebut pada akhirnya berkembang menjadi diskusi yang jauh lebih luas tentang cara orang-orang dengan platform besar menilai kesulitan keuangan orang asing. Dan dalam kasus ini, Charles sendiri akhirnya mengakui bahwa ia telah melewati batas.

Puede interesarte