Janda berjoget twerk di samping peti mati suaminya di Peru, dan seorang penyanyi menghidupkan suasana pemakaman dengan reggaeton live

Por Rodrigo Martínez
1 July, 2026

Di Callao, Peru, seorang wanita sedang menangis di samping peti mati suaminya. Beberapa detik kemudian, tangisan itu berubah menjadi twerking mengikuti irama “En la Cama”, lagu klasik dari Nicky Jam dan Daddy Yankee.

Musiknya bukan berasal dari sembarang speaker: lagu itu dimainkan secara live oleh Cristian Huancahuari, yang dikenal sebagai “El Cangri del Callao”, seorang peniru Daddy Yankee yang menawarkan pertunjukan musik di acara persemayaman sebagai bagian dari bisnisnya. Ia sendiri mengunggah video itu ke media sosialnya dengan pesan yang didedikasikan untuk “pamanku Jean Ñanga”, pria yang dilepas dengan air mata dan tarian.

Klip itu langsung viral dan membagi pengguna menjadi dua kubu. Sebagian berpendapat bahwa setiap orang mengalami duka dengan cara mereka sendiri, dengan tawa, tangisan, dan bahkan reggaeton. Yang lain menyebutnya sebagai bentuk ketidakhormatan total terhadap kenangan almarhum. Bagaimana menurutmu, apakah ini cara yang sah untuk mengucapkan selamat tinggal atau tanda ketidakhormatan?

Puede interesarte