Justice Smith tidak menghindari label itu, tetapi juga tidak menggunakannya untuk menjelaskan dirinya.
Dalam sebuah percakapan di acara Dinner’s on Me, sang aktor mengungkapkan sesuatu yang tak banyak orang duga: ia masih tertarik kepada perempuan, tetapi tidak lagi ingin berkencan dengan mereka. Alasannya bukan soal hasrat, melainkan hal-hal yang menyertai hubungan itu.

Seperti yang ia jelaskan, saat berkencan dengan perempuan, ia merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan pola peran maskulin tradisional: menjadi pihak yang mengambil keputusan, yang menafkahi, dan yang memenuhi ekspektasi terhadap seorang laki-laki. Sebaliknya, bersama laki-laki, ia merasa tidak terlalu dibatasi oleh ekspektasi tersebut.

Kata-katanya membuka percakapan yang lebih luas tentang peran gender dalam hubungan dan seberapa besar peran tersebut dapat membatasi cara setiap orang mengekspresikan diri dan menjalin hubungan dengan pasangannya. Apakah cinta yang membebani kita, atau naskah peran yang diserahkan kepada kita bahkan sebelum kita memulai? 💭
