Delapan tahun berkendara melintasi Maasai Mara di Kenya, dan Joshua Loonkushu, pemandu safari berusia 32 tahun, belum pernah melihat yang seperti itu. Hari itu pada Januari 2019, ia merekam sang raja sabana menjalankan rencana paling rumit… dan paling bodoh dalam hidupnya. 🎬


Singa jantan itu mengendap-endap — secara harfiah — mendekati pasangan kawanannya, yang sedang tidur nyenyak di samping jalan tanah. Selangkah demi selangkah, tanpa bersuara, dengan konsentrasi yang layak dimiliki seorang ahli bedah. “Saya memberi tahu para penumpang saya bahwa sesuatu yang menarik akan segera terjadi”, kata Loonkushu. Dan benar saja: ketika si jantan sudah berada dalam jarak yang sempurna, ia menggigit bagian belakangnya. 😬
Apa yang terjadi berikutnya berlangsung tepat dua detik. Singa betina itu berubah dari tertidur menjadi murka total, berbalik, dan mencakar moncongnya dengan kukunya tanpa berkedip sedikit pun. Tuan Surai kabur. Puncak kelucuannya datang dari anggota kawanan lainnya, yang muncul untuk mengelilingi mereka seolah-olah mereka adalah para mertua yang turun tangan menengahi pertengkaran pasangan. 😂🐾 Klasik.
