Empat pernikahan. Empat akhir. Dan tak satu pun membuatnya kehilangan keyakinan pada cinta.

Jennifer Lopez, 56, berbicara terus terang di acara ‘Subway Takes’ dan melontarkan kalimat yang sudah memecah pendapat: “Kita harus mengadakan pesta saat kita putus”. Baginya, mengakhiri sebuah hubungan bukanlah kegagalan, melainkan lompatan menuju versi diri yang lebih baik. Dan ia melangkah lebih jauh: ia mengatakan bahwa siapa pun yang mematahkan hati lagi dan lagi sebenarnya adalah “pihak yang kalah”.


Sang artis berbicara dua tahun setelah perceraiannya dari Ben Affleck dan dengan bayang-bayang pernikahannya dengan Marc Anthony, Cris Judd, dan Ojani Noa yang masih terasa. Kesimpulannya: patah hati mengajarinya lebih banyak daripada hubungan sukses mana pun. Apakah dia benar, atau hanya mempermanis rasa sakit? 💭
