Pada 13 Desember 2025, Elon Musk mengunggah pernyataan di X yang membuat tak seorang pun acuh: “

“Jika Anda memiliki rahim, Anda adalah perempuan; jika tidak, Anda bukan perempuan”.
Dalam hitungan jam, unggahan tersebut telah meraih puluhan juta tayangan.

Bagi sebagian orang, itu adalah pembelaan sederhana terhadap biologi. Bagi yang lain, itu merupakan penyederhanaan berbahaya yang mengabaikan kasus-kasus seperti sindrom MRKH, perempuan tanpa rahim akibat histerektomi, atau perbedaan antara identitas gender dan jenis kelamin biologis.

Pernyataan tersebut tidak muncul begitu saja. Sehari sebelumnya, kantor Gubernur California Gavin Newsom menanggapi kritik Musk terhadap kebijakan pro-trans dengan pesan tajam: “Kami menyesal putri Anda membenci Anda, Elon”.

Referensi langsung kepada Vivian Jenna Wilson, putri transgender Musk, yang dengannya ia memiliki hubungan yang diketahui publik dan tegang sejak transisinya.
Anda berada di pihak mana? 👀
