“Jika Anda hendak menyangkal bahwa Tuhan itu trans, saya rasa Anda akan menyangkal keilahian Tuhan kita Yesus Kristus”: Imam ini mengklaim bahwa Tuhan adalah “nonbiner” dan Yesus adalah “trans”

Por Alexander
26 September, 2026

Khotbah Flourish Klink menjadi pusat kontroversi. ⛪

Dalam sebuah khotbah, imam Episkopal dari New York berpendapat bahwa Tuhan adalah nonbiner dan Yesus adalah trans atau menjalani transisi.

“Ketika Tuhan, yang—seperti telah kita tetapkan—adalah nonbiner, lahir dalam wujud manusia sebagai Tuhan kita Yesus Kristus, Maria berkata: ‘Oh, lihat, bayi laki-laki’”.

Klink, yang memiliki pasangan dan seorang putri, terdiam sejenak sebelum berkata: “Tuhan bukan laki-laki, itu sudah kita tetapkan. Tuhan melampaui makna menjadi laki-laki atau perempuan.“

“Tuhan diberi gender saat lahir, dan belakangan menjadi jelas bahwa gender itu bukan yang tepat. Jadi, jika Anda hendak menyangkal bahwa Tuhan itu trans, saya rasa Anda akan menyangkal keilahian Tuhan kita Yesus Kristus, dan saya punya beberapa pengamatan tentang hal itu”, kata Klink.

Kontroversi ini berkisar pada penafsiran teologis tentang cara menyebut Tuhan dan memahami sosok Yesus. Ungkapan-ungkapan tersebut memicu penolakan dan membuka diskusi yang mencakup iman, bahasa, serta cara simbol-simbolnya ditafsirkan. ⚡

Gelombang kecaman ini memperhadapkan penafsiran pribadi atas tradisi dengan mereka yang menganggap kata-kata tersebut tidak sesuai dengan keyakinan mereka.

Itulah sebabnya khotbah tersebut akhirnya menjadi perdebatan tentang batas-batas penafsiran agama. Dapatkah cara kita menyebut yang suci berubah tanpa mengubah iman?

Puede interesarte