Joseph Blatter, mantan presiden FIFA yang diadili karena korupsi, mengkritik FIFA karena mencabut kartu merah dari Amerika Serikat 😨🟥

Por Juan Pablo González
6 July, 2026

Sepp Blatter, 90, mantan presiden FIFA, tidak tinggal diam. Pada Senin, 6 Juli 2026, ia menulis di X sebuah kalimat yang merangkum seluruh skandal itu: “Kartu merah tidak dibatalkan oleh panggilan telepon politik. Kartu merah dibatalkan oleh aturan, bukti, dan badan independen”.

Apa alasan kemarahannya? Menurut AFP dan The New York Times, Donald Trump secara pribadi menelepon Gianni Infantino untuk memintanya meninjau pengusiran Folarin Balogun, penyerang Amerika Serikat yang dijatuhi sanksi karena menginjak pergelangan kaki Tarik Muharemović saat melawan Bosnia dan Herzegovina. FIFA mencabut skorsing itu dan Balogun akhirnya bermain di babak 16 besar melawan Belgia di Seattle: sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Piala Dunia 1962 di Chile.

Federasi Belgia mengatakan mereka “terkejut” dan Liga Eropa menggambarkan seluruh kejadian itu sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak dapat dibenarkan”. Blatter melangkah lebih jauh: ia menyebut Infantino “khaki Trump” dan mengajukan pertanyaan yang kini bergema di seluruh sepak bola dunia: “Ke mana arahmu, FIFA?”

Puede interesarte