Ia bermain api: Ia memasukkan mainan ke dalam “lubang terlarangnya” dan menjalani MRI

Por Ana Cid
23 July, 2026

Seorang perempuan berusia 22 tahun dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat setelah menjalani MRI tanpa mengungkapkan bahwa ia mengenakan sumbat anal. Menurut laporan yang diajukan oleh seorang tenaga kesehatan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), pasien tersebut mulai berteriak kesakitan ketika pemindaian selesai dan teknisi sedang mengeluarkannya dari mesin.

Menurut laporan tersebut, perempuan muda itu mengatakan bahwa ia merasakan nyeri hebat, mual, dan merasa akan pingsan. Staf medis memanggil ambulans dan ia dibawa ke rumah sakit. Namun, kondisi pasien selanjutnya tidak pernah dilaporkan kepada publik.

Tangkapan layar percakapan pribadi ini juga beredar, memberikan beberapa informasi tentang kisah tersebut.

“Kasus cedera pribadi terbaik yang pernah saya dengar: Chris Goodnow, seorang pengacara Valley (kabarnya), menangani kasus seorang klien yang menggugat perusahaan mainan seks. Klien tersebut membeli sumbat anal yang diiklankan sebagai ‘100 % silikon.’ Klien tersebut pergi ke janji MRI sambil mengenakan sumbat anal. Sayangnya bagi klien tersebut, sumbat itu sebenarnya memiliki inti logam. Sumbat anal itu melesat dengan kecepatan suara menuju rongga dada klien. Dalam sebuah memo, mereka menggambarkannya sebagai ‘meriam elektromagnetik anal’ (anal rail gun). Klien tersebut selamat, tetapi mengalami cedera serius.”

MRI bekerja dengan magnet yang sangat kuat dan tetap aktif setiap saat. Karena itu, pasien harus melepas perhiasan, jam tangan, ikat pinggang, kunci, dan benda lain apa pun yang mengandung logam sebelum memasuki pemeriksaan.

Akankah ini menjadi mitos urban, sebuah legenda?

Puede interesarte