Justin Gaethje merebut sabuk dari Topuria di Gedung Putih: luka di mata mengakhiri laju tak terkalahkan petarung Hispanik-Georgia itu 🏆👁️

Por Juan Pablo González
15 June, 2026

Satu pukulan di ronde pertama. Hanya itu yang dibutuhkan Justin Gaethje untuk mencetak sejarah. 🥊

Di South Lawn Gedung Putih — panggung terbesar yang pernah digunakan UFC — Gaethje membuka luka di atas mata Ilia Topuria yang terus memburuk dari ronde ke ronde hingga merenggut penglihatannya. Topuria bertahan, mencoba dua submission, dan menolak menyerah, tetapi hilangnya penglihatan itu sudah tak bisa dipulihkan: sebelum ronde kelima, saudaranya Aleksandre melempar handuk dari sudut ring. Topuria akhirnya dirawat di rumah sakit dengan cedera orbital dan diagnosis yang brutal: tidak boleh bertarung setidaknya selama enam bulan. 😓

Gaethje dinobatkan sebagai juara kelas ringan tak terbantahkan pada percobaan ketiganya, dengan Donald Trump dan Melania duduk di barisan depan merayakan setiap pukulan. Petarung Hispanik-Georgia itu, yang datang ke Washington dengan rekor sempurna 17-0 dan seluruh kepercayaan diri di dunia, pulang dengan kekalahan pertama dalam kariernya dan sabuk berada di tangan rival yang beberapa hari sebelumnya mengejek kehidupan pribadinya. Panggung terbesar dalam kariernya justru menjadi malam terburuknya. 🏆

Puede interesarte