300 kg ikan merah, 116 kg keju cokelat brunost, dan 6,000 jeruk. Itulah muatan yang dibawa Norwegia dari fjord ke Greensboro, Carolina del Norte, untuk Piala Dunia 2026. 🐟🧀🍊

Di balik bawaan yang tidak biasa itu ada filosofi yang jelas: bahwa Erling Haaland, Martin Odegaard, dan anggota skuad lainnya makan persis seperti yang telah mereka makan sepanjang hidup mereka. Federasi merekrut dua koki elite—Aron Espeland, pemenang Olimpiade Kuliner 2020, dan Eirik Tufte—untuk menjamin empat kali makan setiap hari dalam format prasmanan makan sepuasnya, dengan kentang, pasta, ikan, ayam, dan bahkan taco pada hari libur. Logikanya sederhana: stabilitas di piring diterjemahkan menjadi stabilitas di lapangan. 🍽️

Dan itu menjadi semakin bermakna jika mempertimbangkan konteksnya: Norwegia kembali ke Piala Dunia setelah 28 tahun absen. Terakhir kali adalah Prancis 1998. Bahwa kembalinya yang bersejarah ini disertai dengan setengah ton cita rasa dari rumah mengatakan banyak tentang bagaimana tim ini memahami performa. Debut melawan Irak pada 16 Juni. ⚽
