Apa yang tampak seperti swafoto sederhana akhirnya berubah menjadi mimpi buruk bagi Naomie Pilula, seorang pengacara berusia 37 tahun dari Zambia.

Setelah mengunggah foto tersebut, ratusan ribu komentar yang mengejek penampilannya mulai berdatangan. Banyak pengguna menyebutnya “jelek”, sementara yang lain mengatakan bahwa ia seharusnya menjalani operasi untuk mengubah ukuran hidungnya.

Alih-alih menghapus gambar tersebut atau menanggapinya dengan marah, Naomie memutuskan untuk menjelaskan mengapa ia tidak akan pernah mempertimbangkan untuk mengubah ciri tersebut.
“Itu hidung ayah saya. Mengapa saya ingin menyingkirkan sesuatu yang mengingatkan saya kepadanya?”, jawabnya.

Pengacara itu mengatakan bahwa selama bertahun-tahun ia belajar menerima penampilannya dan bahwa rasa percaya dirinya tidak bergantung pada pendapat orang asing di internet. Seperti yang ia jelaskan, imannya kepada Tuhan dan cintanya kepada keluarganya memberinya kekuatan untuk mengubah hinaan tersebut menjadi pesan tentang mencintai diri sendiri.
“Saya bukan orang yang cantik secara estetika. Saya memang bukan, dan itu tidak apa-apa.”, katanya kepada People.

Paradoksnya, foto yang sama yang memicu ribuan ejekan juga membuat banyak orang menghubunginya untuk mendukungnya. Kisahnya menyebar ke seluruh dunia dan kini dipandang oleh banyak orang sebagai contoh harga diri dan penerimaan diri.
“Ada keindahan yang muncul dari menerima diri sendiri apa adanya”, simpulnya.
