Kapten abadi Roma, Francesco Totti—orang yang sama yang menolak Real Madrid demi menghabiskan seluruh kariernya di klub dari kota kelahirannya—melontarkan sebuah kalimat yang langsung menyentuh inti persoalan.

“Jika kamu mendukung tim-tim besar, bukan tim dari kota atau wilayahmu, kamu tidak suka sepak bola. Kamu suka menang”, kata legenda sepak bola Italia itu.
Ia mengatakannya dengan wibawa seseorang yang menjadikan Roma sebagai panjinya ketika ia bisa saja memilih lemari trofi yang lebih besar.

Dan frasa itu terasa berbeda di Argentina, tempat seluruh kota dan provinsi memiliki klubnya sendiri, tetapi sebagian besar orang tetap mendukung Boca atau River.
Apakah menjadi penggemar klub besar berarti mencintai sepak bola, atau sekadar memilih jalan termudah menuju kemenangan?
