Kumis perempuan kembali mendapatkan momentum sebagai tren di Spanyol dan memicu perdebatan tentang standar kecantikan yang dipaksakan pada perempuan.

Selama bertahun-tahun, rambut wajah pada perempuan dikaitkan dengan gagasan seperti kebersihan yang buruk, pengabaian, atau sifat “maskulin”, tetapi kini banyak perempuan berupaya mendefinisikannya kembali sebagai pilihan pribadi.

Salah satu suara yang paling terlihat adalah influencer Joanna Kelly, yang mendorong untuk menampilkan dirinya tanpa filter dan berbicara tentang “melepaskan” prasangka tentang rambut tubuh.

Percakapan ini juga telah meluas ke kampanye merek seperti Nike, di mana rambut tubuh perempuan muncul sebagai simbol keaslian dan kebebasan.
