IA KEHILANGAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN KAKINYA PADA USIA 2 TAHUN, NAMUN RASA LAPAR TAK MENUNGGU IA PERGI MENGANTARKAN MAKANAN DENGAN KURSI RODA KARENA IA MEMBUTUHKAN UANG UNTUK BERTAHAN HIDUP

Por Maried Díaz
19 August, 2026

Dany Marquez baru berusia dua tahun ketika cedera sumsum tulang belakang secara permanen merenggut kemampuannya untuk berjalan.

Ia tumbuh dengan mengetahui bahwa kakinya tidak akan pernah merespons. Namun, tak ada yang menjelaskan kepadanya bahwa hal itu juga berarti ia tidak mampu menjalani hidup dengan bebas.

Pada 2016, ia bermain bola basket dalam sebuah tim untuk penyandang disabilitas. Di sana ia mempelajari sesuatu yang kelak lebih berguna baginya daripada nasihat apa pun: kursi roda bukanlah penjara; melainkan kendaraan.

Dany Marquez

Jadi, ketika tiba waktunya untuk mencari nafkah, ia tidak mencari-cari alasan. Ia menaiki kursi rodanya, menerima pesanan melalui sebuah aplikasi, dan mulai mengantarkan makanan ke rumah-rumah warga melalui jalan-jalan di Meksiko.

Sebuah video memperlihatkan dirinya mengantarkan pesanan seperti kurir lainnya: terburu-buru, bekerja keras, dengan barang-barang terikat kuat. Perbedaannya adalah kursi roda. Dan perbedaan itulah yang membuat jutaan orang di Facebook berhenti dan memperhatikannya sejenak.

Dany Marquez

Ia tidak meminta dikasihani. Ia tidak menceritakan kisahnya untuk menggerakkan hati orang. Ia hanya bekerja, seperti siapa pun yang perlu membayar tagihan.

Namun dengan melakukannya, tanpa bermaksud demikian, ia mengingatkan separuh benua bahwa dalih hampir selalu ada di kepala, bukan di kaki.

Dany Marquez

Puede interesarte