Sebuah keluarga dari Castilla-La Mancha, Spanyol, mengadakan upacara persemayaman dan keliru mengkremasi jenazah orang asing pada 2025, lalu sepuluh hari kemudian rumah sakit memberi tahu mereka bahwa anggota keluarga mereka yang sebenarnya masih berada di kamar jenazah.

Por Emilia Lara
29 October, 2026

Sebuah keluarga dari Castilla-La Mancha, Spanyol, yang identitasnya belum diungkapkan kepada publik, mengalami kejadian yang sangat memilukan setelah berpamitan dan mengkremasi jenazah seseorang yang bukan orang yang mereka cintai.

Semuanya bermula pada 6 April 2025, ketika seorang pria meninggal di sebuah rumah sakit umum. Istri dan kelima anaknya mengatur upacara persemayaman dan pemakaman, tanpa pernah membayangkan bahwa jenazah yang diserahkan oleh pusat medis itu adalah milik orang yang sama sekali tidak mereka kenal.

Sepuluh hari kemudian, mereka menerima telepon dari rumah sakit yang membuat mereka terperangah: mereka telah mengkremasi orang yang salah, sementara jenazah anggota keluarga mereka yang sebenarnya masih berada di kamar jenazah.

Selama penyelidikan, pihak rumah sakit mengakui bahwa saat kesalahan itu terjadi, mereka tidak memiliki protokol khusus untuk mengelola kamar jenazah.

Keluarga tersebut meminta ganti rugi sebesar 42.000 euro atas kerugian emosional yang mereka alami. Dewan Penasihat Castilla-La Mancha menilai ganti rugi bersama sebesar 18.000 euro layak diberikan, setara dengan 3.000 euro untuk masing-masing dari enam anggota keluarga yang terdampak, meskipun hal ini tidak memastikan bahwa uang tersebut telah dibayarkan.

Kasus yang menjadi sorotan publik pada Oktober 2026 itu mengungkap kegagalan serius dalam identifikasi jenazah dan memaksa sebuah keluarga untuk berpamitan kepada orang yang mereka cintai untuk kedua kalinya. 💔

Puede interesarte