“Sindrom kulit terpanggang” adalah kondisi yang disebabkan oleh paparan berulang dan berkepanjangan terhadap sumber panas sedang yang tidak membakar, tetapi tetap menyebabkan kerusakan

Por Sebastián Jerez
12 June, 2026

Kulit pasien ini menceritakan sebuah kisah sebelum ia sempat menjelaskannya. Di seluruh perutnya menyebar ruam seperti jaring: peta rona kemerahan dan kecokelatan yang mengikuti pola tepat pembuluh darah superfisial, seolah-olah seseorang telah menggoreskan anyaman ke dalam dermisnya. Diagnosisnya adalah Erythema ab igne, suatu kondisi yang disebabkan oleh paparan berulang dan berkepanjangan terhadap sumber panas sedang yang tidak membakar, tetapi tetap menyebabkan kerusakan.

WebMD

Mekanismenya senyap dan kumulatif. Panas yang berlangsung terus-menerus merusak serat elastis dermis, melebarkan kapiler, dan menyebabkan endapan hemosiderin yang menodai kulit secara permanen. Dalam kasus ini, nyeri perut kronis telah membuat pasien mengoleskan botol air panas atau bantalan pemanas langsung ke area tersebut selama berbulan-bulan, mencari kelegaan. Hasilnya adalah pola retikular ini yang segera dikenali oleh para dermatolog.

Primary Care Dermatology Society

Yang membuat Erythema ab igne relevan secara klinis bukan hanya gambarnya, tetapi juga apa yang diisyaratkannya: pada orang yang lebih tua atau mereka yang mengalami nyeri kronis yang belum terdiagnosis, ruam ini bisa menjadi tanda pertama yang terlihat dari patologi mendasar yang serius, termasuk massa abdominal atau pankreatitis kronis. Kulit, dalam kasus ini, berfungsi sebagai penanda tak disengaja dari sesuatu yang telah diabaikan pasien selama beberapa waktu.

Puede interesarte