Kerumunan mengelus dan memotret seekor anjing laut selama berjam-jam dan akhirnya membunuhnya karena stres. Induknya tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi manusia 💔

Por V.U.
23 July, 2026

Nelly tampak terdampar di pesisir Zarubino, di Rusia timur, terbawa arus ke pantai. Di sana ia seharusnya menunggu induknya menemukan saat yang tepat untuk menyelamatkannya. Namun, yang ia temukan adalah kerumunan.

Selama berjam-jam, puluhan orang bergantian mengelusnya, meremasnya, dan memotretnya sementara anak anjing laut itu menangis ketakutan. Induknya berenang di dekatnya, menunggu kesempatan yang tak pernah datang. Ketika akhirnya ia berhasil mendekat, ia mengendusnya, tetapi bau manusia sudah menutupi segalanya. Ia kembali ke air sendirian dan, saat malam tiba, berenang pergi untuk selamanya.

Para aktivis berhasil membubarkan orang-orang itu, tetapi sudah terlambat. Nelly dibawa ke pusat rehabilitasi dalam kondisi syok berat, tetapi para dokter hewan tidak dapat menyelamatkannya. Pusat tersebut menjelaskan bahwa anak anjing laut sangat sensitif terhadap stres: hormon adrenalin dan kortisol yang berlebihan dapat membunuh mereka. Tidak ada yang menyentuhnya dengan niat menyakitinya. Namun, mereka membunuhnya dengan belaian. Berapa banyak orang yang perlu mengetahui hal ini sebelum mereka membiarkan hewan liar hidup sendiri?

Puede interesarte