Miley Cyrus tak pernah berbasa-basi saat membicarakan cinta. Pada September 2020, dalam wawancara di The Joe Rogan Experience, sang penyanyi menjelaskan bagaimana ia mengakhiri hubungan: “Menurutku, para pria dalam hidupku pernah bilang bahwa aku dingin, atau jalang yang dingin banget, karena aku pergi saat semuanya sudah berakhir”. Dan ia melanjutkan: “Kalau sudah berakhir, ya sudah berakhir, dan kamu sudah mati bagiku, lalu kita move on”.
Kutipan itu kembali ramai dibicarakan di kalangan penggemarnya, yang mengenang perpisahannya yang paling banyak dibicarakan, seperti dengan Liam Hemsworth dan Cody Simpson. Menurutnya, pergi sama sekali bukan tindakan jahat: itu adalah bentuk kemandirian. Begitu sebuah hubungan mencapai akhir yang sewajarnya, ia menolak untuk memperpanjangnya. Tak mengejar, tak terus-menerus diliputi keraguan, tak bergantung pada sesuatu yang sudah berlalu.


Kini, di usia 33 tahun, Miley menjalani kisah yang sangat berbeda. Ia bertunangan dengan musisi Maxx Morando, yang mulai menjalin hubungan dengannya pada 2021. Pada 2026, ia bahkan menggambarkan cinta yang kini ia rasakan sebagai hubungan yang penuh kedamaian, dan mengatakan bahwa perasaan itu telah menjadi tema penting dalam musiknya.
Hubungannya tampaknya menandai babak baru bagi sang penyanyi: apakah ini sikap dingin, atau ia hanya belajar melepaskan apa yang sudah tak lagi berjalan dan bertahan di tempat ia menemukan kedamaian?


