Norwegia mengalahkan Senegal 3-2, dan pelatih mereka, Ståle Solbakken, tidak berlari untuk memeluk para pemainnya. Ia berlari ke arah tribun, mencari istrinya di tengah kerumunan, dan menciumnya seolah momen itu adalah segalanya. 😭
Karena memang begitu. Di balik ciuman itu ada sebuah kisah yang sangat sedikit orang ketahui: Solbakken menghadapi krisis yang begitu parah hingga mereka bahkan menyiapkan pemakamannya. Ia sendiri yang mengakuinya. Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen — itu adalah bukti bahwa ia telah kembali dari tempat yang hanya sedikit orang bisa kembali darinya.
Ciuman itu bukan perayaan. Itu adalah pelukan dari seseorang yang tahu persis betapa dekatnya ia dengan kemungkinan tidak berada di sini untuk menjalaninya.
PELATIH NORWEGIA MERAYAKAN LOLOS KUALIFIKASI DENGAN SEBUAH CIUMAN YANG SEDANG MENGELILINGI DUNIA! Solbakke berjalan menuju tribun setelah peluit akhir dan dengan panik mencari istrinya.
— SportsCenter (@SC_ESPN) 23 Juni 2026
⚽ #ESPNMundial
📺 Saksikan pertandingan-pertandingan terbaik dari #FIFAWorldCup di ESPN, dalam Paket Premium #DisneyPlus pic.twitter.com/KmsJYRpUBL
