Seorang komedian trans memicu kontroversi besar setelah membuat lelucon tentang transisinya sambil merujuk pada kasus Gabriela Nicole Pratts, seorang perempuan muda yang kematiannya mengguncang Puerto Rico.


Selama sebuah pertunjukan, komedian itu mengatakan bahwa temannya tidak lagi membalas pesannya untuk pergi berpesta dengannya, lalu membandingkannya dengan Gabriela di tengah rutinitasnya. Momen itu memicu kemarahan di antara banyak orang, yang merasa bahwa sebuah batas telah dilanggar dengan menggunakan kasus yang begitu sensitif sebagai bagian dari pertunjukan komedi.

Ibu Gabriela bereaksi secara terbuka dengan sebuah pesan yang penuh rasa sakit, di mana ia menyatakan bahwa putrinya “bukan konten atau komedi”, dan meminta penghormatan untuk kenangannya dan keluarganya.
