

Neil berbobot satu ton, berusia 5 tahun, dan yakin bahwa Seven Mile Beach, Tasmania, Australia, adalah miliknya.
Selama 15 hari liburan tidak resminya, anjing laut gajah selatan ini meremukkan rambu lalu lintas, menjatuhkan sepuluh tiang, dan menghancurkan pagar, seolah-olah ia sedang berduel dengan perabot jalanan (para ahli mengatakan bahwa ya, secara harfiah, itulah yang ia lakukan pada usianya).
Dewan Kota Clarence harus mengerahkan 275 jam kerja staf untuk mengendalikan lalu lintas, mengarahkan kerumunan yang datang untuk melihatnya, dan memantaunya 24 jam sehari. Tagihan akhirnya: 31,540.53 dolar Australia (sekitar 20,500 dolar AS). Namun, Neil tidak perlu membayarnya: dewan memutuskan untuk menghapus utangnya karena “kelucuannya yang luar biasa”.


Wali Kota Brendan Blomeley menggambarkan pengeluaran itu sebagai “relatif kecil” dan menegaskan bahwa masalah sebenarnya bukan uang, melainkan ketenaran: pihak berwenang telah memperingatkan bahwa perhatian berlebihan dari para pengunjung dapat membahayakan Neil, karena banyak orang terlalu mendekat untuk melihat dan memotretnya.
Neil kembali ke laut dengan sendirinya pada awal Juli, tanpa membayar sepeser pun dan tanpa pernah menyadari bahwa ia, secara resmi, adalah anjing laut termahal di Tasmania.
@neiltheseal316 #notacareintheworld #playingseal #nieltheseal ♬ Di sini kita melihat Neil di habitat alaminya sendiri – Neil si Anjing Laut 🦭
