“Laki-laki tidak dibesarkan untuk menjadi laki-laki. Laki-laki hanya dibesarkan agar tidak menjadi perempuan. Menurut saya, itulah krisis dalam masyarakat kita. Sama sekali tidak ada panutan yang nyata“ — Jameela Jamil

Por Emilia Lara
9 October, 2026

Jameela Jamil biasanya tidak berbasa-basi, dan beberapa pernyataannya yang ia lontarkan beberapa bulan lalu kembali viral.

Dalam wawancara untuk podcast Reclaiming with Monica Lewinsky, yang diterbitkan pada 3 Februari 2026, aktris dan aktivis asal Inggris itu mempertanyakan cara anak-anak dibesarkan dan melontarkan kalimat yang khususnya menarik perhatian orang-orang: “Anak laki-laki tidak dibesarkan untuk menjadi laki-laki. Anak laki-laki hanya dibesarkan agar tidak menjadi perempuan”.

Jamil melanjutkan refleksinya, dengan menegaskan bahwa “itulah krisis dalam masyarakat kita” dan bahwa “tidak ada panutan yang nyata”, karena anak laki-laki hanya diberi tahu apa yang tidak boleh mereka jadi. Ia juga mengkritik bagaimana, sejak usia dini, mereka diajarkan untuk menolak sifat apa pun yang dianggap feminin.

Kini, kata-katanya kembali beredar di media sosial dan membuka kembali perdebatan tentang bagaimana maskulinitas dibentuk.

Puede interesarte