Sebuah lukisan Lionel Messi yang dikaitkan dengan seorang seniman lansia dari Kerala mulai beredar di media sosial dan dengan cepat menjadi viral karena alasan yang sangat sederhana. Karya tersebut berusaha menggambarkan pesepak bola Argentina terkenal itu, tetapi banyak pengguna mengatakan bahwa kemiripan bukanlah keunggulan utamanya.

Daya tarik konten ini terletak pada kontras antara niat dan hasilnya. Messi adalah salah satu wajah paling mudah dikenali di dunia, sehingga setiap potretnya langsung dibandingkan. Dalam kasus ini, gambar tersebut memicu komentar, lelucon, dan reaksi terkejut.

Unggahan ini berfungsi sebagai humor, bukan sebagai ejekan kejam terhadap sang seniman. Sebaliknya, ini menunjukkan bagaimana internet mengubah setiap upaya yang unik menjadi percakapan besar-besaran. Di antara kasih sayang, sepak bola, dan tawa, potret itu akhirnya mendapat lebih banyak perhatian justru karena tidak terlalu mirip Messi 😅
