
Francisco Huizar bertemu Danielle King di sebuah acara balap sepeda BMX di New York pada Agustus 2015. Ia sudah menikah dengan Keith King, pemilik perusahaan yang mensponsori acara tersebut. Namun, tak satu pun dari mereka peduli. Huizar berhasil muncul di setiap perjalanan, di setiap spa, dan di setiap ulang tahun, sehingga dapat mempertahankan hubungan rahasia.
Ketegangan meningkat hingga terekam dalam video: Keith menghadapi Huizar, yang mencengkeram lehernya di depan Danielle, yang terdengar meratap di latar belakang. Rekaman itu menjadi viral dan akhirnya menjadi bukti penting di pengadilan North Carolina, tempat undang-undang yang memungkinkan orang menggugat siapa pun yang menghancurkan pernikahan orang lain karena alienasi kasih sayang masih berlaku.
Pada 26 Juli 2018, Hakim Orlando Hudson memerintahkan Huizar membayar 2 juta dolar sebagai kompensasi dan 6,8 juta dolar lagi sebagai ganti rugi, hampir 9 juta secara total. Ia dinyatakan bersalah atas hubungan seksual di luar nikah, alienasi kasih sayang, dan penyerangan. Keith King, yang berusia 48 tahun dan merupakan ayah dari seorang anak perempuan berusia 5 tahun, menyebutnya “kemenangan yang hampa”: uangnya telah diterima, tetapi pernikahannya sudah telanjur hancur.


