Cairan bening di dalam lepuh itu tidak ada di sana secara kebetulan. Menurut dokter kulit Shilpi Khetarpal, lepuh secara harfiah adalah perban yang dibuat tubuh Anda sendiri setelah cedera: cairan itu bertindak sebagai pelindung yang menjaga lapisan kulit yang lebih dalam saat beregenerasi.

Masalahnya adalah dorongannya. Hampir tidak ada orang yang bisa melihat lepuh besar tanpa merasa perlu memecahkannya. Dan jika Anda memutuskan untuk melakukannya, prosedurnya lebih penting daripada yang Anda kira: jarum kecil yang disterilkan dengan alkohol, tusukan di tepi, dan yang paling penting, menjaga lapisan atas kulit tetap utuh. Selaput itu bukan detail kecil; itu adalah pengganti alami untuk perban yang baru saja Anda lepaskan dengan mengeluarkan cairannya.

Bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, termasuk penderita diabetes atau pasien yang menjalani pengobatan kanker, peringatannya lebih serius: lepuh yang dikeringkan tanpa kondisi yang tepat dapat menjadi pintu masuk bagi infeksi serius. Dalam kasus seperti itu, rekomendasinya adalah untuk tidak bertindak sendiri dan langsung pergi ke tenaga kesehatan profesional.

