Saat Surjeet Singh tiba di rumah sakit dengan nyeri perut hebat dan nafsu makan yang rendah, dokter awalnya mengira ia mungkin menderita tumor. Namun, biopsi mengungkapkan sesuatu yang sama sekali berbeda: ada logam di dalam tubuhnya.

Singh, seorang polisi dari Amritsar, India, telah mengembangkan perilaku yang sangat tidak biasa: ia merasa terdorong untuk menelan pisau.
Seperti yang kemudian ia ceritakan, kebiasaan itu dimulai saat ia sedang memulihkan diri dari kecelakaan lalu lintas. Karena tidak dapat berjalan dengan baik dan menghabiskan banyak waktu untuk duduk, ia mulai menelan bilah-bilah pisau.
“Rasanya sedikit sakit”, jelasnya.

Dokter melakukan endoskopi dan menemukan sesuatu yang digambarkan oleh ahli bedah Jitendra Malhotra sebagai “langka dan surealis”: di dalam lambungnya terdapat pecahan logam dan bilah-bilah pisau.
Singh mengira ia telah menelan 28 pisau.

Namun, dalam operasi yang berlangsung sekitar lima jam, dokter akhirnya mengeluarkan 40 bilah pisau.
“Selama 20 tahun saya berpraktik, saya belum pernah melihat hal seperti ini”, ungkap ahli bedah tersebut.

Setelah mengeluarkan semua benda tersebut, tim medis melakukan pemindaian seluruh tubuh untuk memastikan tidak ada pisau lain yang tersisa di dalam tubuhnya. Mereka akhirnya memastikan bahwa mereka berhasil mengeluarkan semuanya dan bahwa operasi tersebut berhasil.
Singh tetap dalam kondisi stabil.

Gambar sinar-X memungkinkan kita memahami mengapa kasus ini begitu mengejutkan para dokter: puluhan benda logam tampak menumpuk di dalam lambungnya.
Kasus ini juga menyoroti gangguan tidak biasa yang dapat menyebabkan seseorang merasakan dorongan kompulsif untuk menelan benda-benda berbahaya.
Dan ada satu detail yang membuat kisah ini semakin sulit dipercaya:
Singh tiba di rumah sakit dengan keyakinan bahwa ada 28 pisau di dalam tubuhnya. Dokter menemukan bahwa jumlahnya 40.
