Neha Thakur telah menyiapkan segalanya untuk terbang. Pada usia 20 tahun, ia meninggalkan desanya, Khudla, di distrik Mandi, dan pindah ke Chandigarh untuk menjalani pelatihan sebagai pramugari. Itulah rencananya.

Kemudian pandemi datang, membuat seluruh industri penerbangan terhenti mendadak. Mimpi itu tiba-tiba menjadi gelap, tetapi tekadnya tidak. Neha teringat masa-masa sore ketika ayahnya, seorang pengemudi truk selama lebih dari dua puluh tahun, biasa mengantarnya ke sekolah dengan truknya. Di sana, di tengah raungan mesin, sesuatu melekat dalam dirinya selamanya.

Pada 2023, ia memperoleh lisensi untuk mengemudikan kendaraan berat, dan kini ia mengemudikan truk hingga 16 ton di jalan-jalan India, mendokumentasikan setiap perjalanan untuk ribuan orang yang mengikutinya di media sosial. Ia menjadi pengemudi truk perempuan pertama di Himachal Pradesh, dan ia mengatakannya dengan lugas: ia mengemudikan truk sama seperti ayahnya.

