Tidak semua perempuan berpikiran sama tentang tubuh mereka sendiri.


Seorang influencer yang dikenal sebagai @almiralegal mengunggah video yang berisi pernyataan yang tak luput dari perhatian: “menjual tubuhmu bukanlah pemberdayaan perempuan”.


Dengan itu, ia secara langsung menyasar ribuan perempuan yang membuat konten di OnlyFans dan sering menggambarkan pekerjaan mereka sebagai bentuk kebebasan finansial serta kendali atas citra diri mereka.


Reaksinya pun cepat bermunculan. Banyak pengguna membela hak mereka untuk memutuskan apa yang ingin dilakukan terhadap tubuh mereka dan bagaimana memperoleh penghasilan, sementara yang lain sepakat bahwa mereduksi feminisme menjadi ketelanjangan juga merupakan sebuah jebakan.


Perdebatan ini bukanlah hal baru, tetapi setiap kali seseorang berdiri di depan kamera untuk menghakimi pekerjaan orang lain, perdebatan itu kembali meledak dengan kekuatan yang sama. Pemberdayaan nyata atau retorika kosong di balik layar?
