Jamie Lee Curtis berusia 67 tahun dan telah berhenti berpura-pura bahwa waktu itu tak terbatas.


Dalam wawancara dengan Movies for Grownups milik AARP, ia mengatakan bahwa ketika berusia 60 tahun, ia menyadari sesuatu yang tidak nyaman: ia akan meninggal lebih cepat daripada yang ia kira.


Alih-alih membuatnya takut, pemikiran itu justru membebaskannya. Ia mengatakan bahwa kini ia tak lagi punya waktu untuk disia-siakan demi orang-orang toksik atau hubungan yang tak memberinya apa-apa.


Ia melihat bagaimana Hollywood memperlakukan orang tuanya, Tony Curtis dan Janet Leigh, ketika mereka menua, lalu memutuskan untuk tidak mengulangi skenario itu: ia pensiun dari industri film pada usia 30-an karena menganggapnya kejam terhadap mereka yang menua, dan kini ia memilih menampilkan kulitnya apa adanya, tanpa operasi atau retouching.

Ini bukanlah sikap pasrah; ini adalah bentuk kekuatan. Jamie Lee Curtis tidak melarikan diri dari waktu: ia berjalan bersamanya, tanpa meminta izin.
