“Menyuruh seseorang makan gelatin ringan adalah kekerasan patriarkal”: influencer dan ahli gizi memicu kontroversi atas pernyataan di podcast mereka

Por Valentina Ulloa
20 July, 2026

Dalam podcast “Cuerpxs en Altavoz”, influencer yang dikenal sebagai La Fatshionista dan tamunya Diana Flores membuat pernyataan yang tak luput dari perhatian: merekomendasikan gelatin tanpa gula atau makan bengkuang dan minum air adalah, menurut mereka, tindakan kekerasan patriarkal.

La Fatshionista

Argumen mereka adalah bahwa ahli gizi mengulang “budaya diet” tanpa menanyakan kepada pasien apa yang mereka sukai atau apa yang benar-benar mereka butuhkan untuk menjaga tubuh yang sehat.

La Fatshionista

Kritik segera bermunculan: banyak yang menuduh Diana Flores meremehkan bertahun-tahun pelatihan profesional di bidang gizi, sementara yang lain berpendapat bahwa pendekatan medis tradisional memang mengabaikan kesehatan mental pasien.

GettyImages

Bukan hanya itu; dalam podcast tersebut mereka juga membahas gizi perempuan selama kehamilan, menyusui, dan berbagai penyakit yang mungkin dialami seseorang, serta nilai yang dapat dimiliki pola makan sehat, yang mungkin tidak dapat diakses oleh semua orang.

Apakah merekomendasikan gelatin ringan merupakan saran kesehatan atau bentuk kekerasan patriarkal? Anda berpihak pada yang mana?

Video:

Puede interesarte