Mereka bertemu saat masih anak-anak pengidap kanker di sebuah rumah sakit… dan bertahun-tahun kemudian menikah di tempat yang sama

Por Andrea Araya Moya
4 June, 2026

Joel dan Lindsey bertemu pada 1993, ketika mereka hanyalah dua anak yang berusaha bertahan hidup di bangsal onkologi pediatrik sebuah rumah sakit di Amerika Serikat. Ia sedang melawan osteosarkoma, kanker tulang yang akhirnya membuatnya kehilangan satu lengan, dan ia menghadapi leukemia. Di tempat di mana hari-hari dipenuhi tes, perawatan, dan ketakutan, mereka menemukan sesuatu yang membantu mereka terus bertahan: sebuah persahabatan.

Mereka menghabiskan waktu berjam-jam bersama di ruang bermain rumah sakit, mengobrol, saling menemani, dan berusaha menjalani masa kecil senormal mungkin dalam keadaan yang sangat jauh dari normal. Sementara anak-anak lain bertemu di sekolah atau di taman, mereka bertemu sambil berbagi perjuangan yang seharusnya tidak perlu dihadapi oleh keduanya di usia semuda itu.

Seiring waktu, keduanya berhasil mengatasi kanker. Mereka tumbuh dewasa, kuliah, dan menempuh jalan yang berbeda. Seperti yang sering terjadi, mereka kehilangan kontak, dan selama bertahun-tahun masing-masing membangun hidup mereka sendiri tanpa membayangkan bahwa mereka masih memiliki kisah yang tersisa untuk ditulis bersama.

Lalu sesuatu yang tak terduga terjadi. Pada 2003, tanpa direncanakan, mereka bertemu lagi saat bekerja di rumah sakit yang sama tempat mereka bertemu saat masih anak-anak. Tempat yang dulu menjadi latar jarum suntik, perawatan, dan penantian panjang mempertemukan mereka kembali, tetapi kali ini dalam keadaan yang benar-benar berbeda.

Awalnya, persahabatan lama mereka kembali. Lalu, ketika keduanya sama-sama lajang, mereka mulai melihat satu sama lain secara berbeda. Apa yang lahir di antara perawatan dan kamar rumah sakit pada akhirnya berubah menjadi cinta.

Dan pada 2018 mereka memutuskan untuk menutup lingkaran itu dengan cara yang paling simbolis: mereka menikah di rumah sakit yang sama. Tempat di mana mereka pernah berjuang untuk hidup, tempat mereka bertemu saat masih anak-anak yang sakit, dan tempat mereka bertemu kembali bertahun-tahun kemudian, pada akhirnya juga menjadi tempat di mana mereka secara resmi memulai kehidupan baru bersama.

Puede interesarte