Jasmine Ramirez berusia 14 tahun ketika dokter menyampaikan kabar yang akan mengubah hidupnya selamanya.
Dia telah hidup dengan kondisi yang begitu langka sejak usia 2 tahun sehingga bahkan tidak memiliki nama medis: kaki kirinya tidak mau berhenti tumbuh. Pada akhirnya, beratnya mencapai 79 kilogram (174 pon). Dia membutuhkan kursi roda dan pakaian yang dibuat khusus, dan infeksi yang kebal antibiotik mulai membahayakan nyawanya. Pada Desember 2025, tim di Johns Hopkins All Children’s Hospital di St. Petersburg, Florida, mengoperasinya selama 17 jam penuh. Mereka mengamputasi kaki tersebut dan mengangkat 90% massa yang juga memengaruhi perutnya.
Ayahnya, Manuel Ramirez, telah menulis sebuah buku untuknya berjudul ‘My Lucky Leg’, dengan harapan dia dapat menerima tubuhnya apa adanya. Kakaknya, Anastashia, mengorganisasi kampanye yang mengumpulkan lebih dari 16.000 dolar untuk mendukung keluarga tersebut selama masa pemulihan. Lima bulan setelah operasi, Jasmine berjalan melintasi panggung di Braden River Middle School di Bradenton untuk diwisuda bersama teman-teman sekelasnya. Kini dia ingin menyelesaikan sekolah menengah, kuliah, dan belajar teater. Tujuan yang dia nyatakan adalah berakting di Broadway suatu hari nanti. ✨
