“Mereka mengatakan bahwa Tuhan bisa menyelamatkan saya”: Shaye Scott mengenang masa ketika ia hidup sebagai seorang pria yang telah menikah dan bagaimana istri serta anak-anaknya mendukungnya selama transisinya

Por Valentina Ulloa
7 September, 2026

Shaye Scott tumbuh besar di St. George, Utah, dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Ketika ia memberi tahu orang tuanya tentang perasaannya saat masih kecil, tanggapannya bukanlah pelukan ataupun pertanyaan: melainkan berkat patriarkal dan janji bahwa Tuhan bisa menyelamatkannya.

Jadi, ia melakukan apa yang diajarkan kepadanya: ia menikahi Amanda pada usia 19 tahun, sebagai seorang pria, dan mereka membangun kehidupan bersama. Setelah memiliki tiga anak, pada 2019, Shaye akhirnya mengungkapkan kepada Amanda apa yang selama ini ia pendam sejak masa kanak-kanak. Amanda tidak meninggalkannya.

Pada 2023, transisi di hadapan publik pun terjadi. Pada Februari tahun ini, ia menjalani operasi penegasan ulang kelamin pada alat kelamin—operasi pertama sepanjang hidupnya yang, kata Shaye, tidak pernah ia sesali sedetik pun.

Amanda mengatakan bahwa kini ia merasa lebih tertarik kepada Shaye daripada kapan pun sebelumnya selama lebih dari 15 tahun mereka bersama. Bersama-sama, mereka telah meraih lebih dari satu juta pengikut sambil membagikan kisah tersebut.

Puede interesarte