Saat ia diam-diam berjuang melawan kanker usus besar yang didiagnosis pada 2016, Chadwick Boseman tetap muncul di depan publik dan internet mencabik-cabiknya. 😤 Foto-foto tubuhnya yang kurus berubah menjadi meme, ejekan, hinaan. Orang-orang yang bahkan tidak pernah mengenalnya menyebutnya ceroboh, pecandu narkoba, tidak bisa dikenali. Tak seorang pun tahu — karena ia memilih untuk tidak mengatakannya — bahwa setiap hari ia terus syuting, merekam, dan tampil di depan publik adalah kemenangan yang direbut dari penyakit itu.

Chadwick syuting Black Panther, Avengers, dan Da 5 Bloods di sela-sela sesi kemoterapi. Ia tidak melakukannya demi uang atau ketenaran: ia melakukannya karena ia memahami bahwa citranya di layar berarti bagi jutaan anak yang perlu melihat diri mereka terwakili dalam sosok pahlawan. Ia terus bekerja dengan martabat yang tidak akan pernah dimiliki oleh kebanyakan pengkritiknya. 🖤
Ia meninggal pada 28 Agustus 2020, pada usia 43 tahun. Orang-orang yang sama yang menghinanya karena berat badannya mengubah foto-foto itu menjadi penghormatan dalam semalam. Jika kisah ini meninggalkan sesuatu bagi kita, itu adalah pelajaran yang brutal: Anda tidak pernah tahu beban apa yang sedang dipikul seseorang. Tidak pernah. 😔
